"Harap Ayah"
kukayuh rotan di
ambang alam insang
menaruh harap dalam
cemas akan cuap sang mentari
segar rasa peluhku
tumpah menggelitik pasir
saat senja kini dan
seterusnya karenamu
ya, anak kecil di
atas ayunan mainkan jari mungil
seputih kertas yang
akan tergores tinta
tintaku ini akan
membentuk sketsa sejatimu
di negeri topeng
hina ini
saat waktu tergelincir kelak
harapku untukmu menjadi ksatria
tanpa menghunus pedang
tanpa menodai tutur katamu
kau tegak dengan
katamu, tak tergoyah
kau topang sua
rakyat negeri ini
buktikan pada sang
pengayuh rotan
sejatimu adalah
tintaku yang kau jaga ukirannya
harapku..

Eciyeeeee Bikin Puisi jigah
BalasHapushahhahahaha
puisinya udah lama ini mahh.. waktu masih di cangkir man kragilan ;D
Hapus